Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Atlet Pencak Silat FIKK UNM

Authors

  • Muslim Ilyas Universitas Negeri Makassar
  • Muh. Syachrul Syamsuddin Universitas negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59734/ijpa.v6i1.165

Keywords:

Indeks Masa Tubuh, Kardiovaskuler, Pencak Silat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan daya tahan kardiovaskular pada atlet Pencak Silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet pencak silat putra yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran IMT dilakukan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, sedangkan daya tahan kardiovaskular diukur menggunakan Harvard Step Test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata IMT atlet sebesar 20,30 yang berada pada kategori normal, sedangkan nilai rata-rata daya tahan kardiovaskular sebesar 77,19 ml/kg/menit. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan daya tahan kardiovaskular dengan nilai signifikansi P = 0,013 (P < 0,05). Hubungan tersebut bersifat negatif, yang berarti bahwa semakin tinggi nilai IMT atlet, maka cenderung semakin rendah daya tahan kardiovaskular yang dimiliki, dan sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Indeks Massa Tubuh memiliki hubungan yang signifikan dengan daya tahan kardiovaskular pada atlet pencak silat FIKK UNM. Oleh karena itu, pengelolaan komposisi tubuh melalui program latihan yang terstruktur dan penerapan pola hidup sehat perlu diperhatikan dalam pembinaan atlet guna mendukung peningkatan daya tahan kardiovaskular dan performa atlet secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, A., & Aisyah, N. (2023). Analisis Indeks Massa Tubuh Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa. Jurnal Kesehatan Dan Olahraga, 5(2), 112–119.
Ambarwati, A., & others. (2024). The Effect of Plyometric Training on Pencak Silat Kicks. Retos Journal of Physical Education and Sport Sciences.
Arafani, W. (2022). Pengaruh status gizi dan pola asuh orang tua terhadap ketahanmalangan (adversity quotient) dan hasil belajar biologi siswa kelas VII Di Mts Nurul Islam Sekarbela. UIN Mataram.
Astrand, P.-O., & Rodahl, K. (2016). Textbook of Work Physiology: Physiological Bases of Exercise. McGraw-Hill.
Bafirman, B., & Wahyuri, A. S. (2019). Pembentukan kondisi fisik.
Barbosa, R. R., Melo, R. J. P., de Brito Gomes, J. L., Guimarães, F. J. de S. P., & da Cunha Costa, M. (2024). Effect of aerobic training volume on VO2max and time trial of runners: A systematic review. Journal of Human Sport and Exercise, 19(4), 1139–1150.
Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization-: theory and methodology of training. Human kinetics.
Darmawan, A., Putra, R. A., & Hidayat, T. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan VO2max pada Atlet Olahraga Prestasi. Jurnal Keolahragaan, 9(2), 145–152.
Gibson, R. S. (2019). Principles of Nutritional Assessment. Oxford University Press.
Ilyas, M. Bin. (2019). Pengaruh kesegaran jasmani, status gizi dan VO2Max terhadap kemampuan pencak silat perguruan tapak suci kota palopo. Pascasarjana.
Ilyas, M. Bin, & Awal, A. (2025). Literatur Review: Kebugaran dan Kondisi Fisik Cabang Olahraga Bela Diri. Jurnal Dunia Pendidikan, 5(6), 2466–2478.
Kenney, W. L., Wilmore, J. H., & Costill, D. L. (2022). Physiology of sport and exercise. Human kinetics.
Lubis, J., & Sukadiyanto. (2019). Pembinaan Kondisi Fisik. Rajawali Pers.
Lubis, J., & Wardoyo, H. (2019). Pencak Silat. PT RajaGrafindo Persada.
Manopo, M., Mautang, T., & Pangemanan, M. (2021). Hubungan Status Gizi Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Siswa SMP Negeri 2 Tomohon. Olympus: Jurnal Pendidikan Kesehatan Dan Rekreasi, 2(01), 53–61.
Nasrulloh, A., Apriyanto, K. D., & Prasetyo, Y. (2021). Pengukuran dan Metode Latihan Kebugaran. Yogyakarta: UNY Press.
Pasaribu, A. M. N. (2020). Tes dan pengukuran olahraga. Banten: Yayasan Pendidikan Dan Sosial Indonesia Maju (YPSIM).
Powers, S. K., & Howley, E. T. (2018). Exercise Physiology: Theory and Application to Fitness and Performance. McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
World Health Organization. (2022). World Health Statistics 2022. World Health Organization.
Xiao, W., Soh, K. G., Wazir, M. R. W. N., Talib, O., Bai, X., Bu, T., Sun, H., Popovic, S., Masanovic, B., & Gardasevic, J. (2021). Effect of Functional Training on Physical Fitness Among Athletes: A Systematic Review. Frontiers in Physiology, 12(September), 1–12. https://doi.org/10.3389/fphys.2021.738878

Downloads

Published

21.04.2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Atlet Pencak Silat FIKK UNM . (2026). Indonesian Journal of Physical Activity, 6(1), 28-34. https://doi.org/10.59734/ijpa.v6i1.165