Kontribusi Permainan Tradisional Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Siswa: Classroom Action Research

  • Rahma Sakura Ramkar Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Firman Septiadi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Bachtiar Bachtiar Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Keywords: Traditional Games; Gross Motor Skills; Classroom Action Research

Abstract

This study aims to evaluate the contribution of traditional games to the development of gross motor skills in students at Kawakib Islamic Elementary School (SDI). The research employs the Classroom Action Research (CAR) method with a sample size of 18 students. The study is conducted in two cycles, observing the progress of students' gross motor skills in each cycle. The results indicate a significant improvement in students' gross motor skills after the implementation of traditional games. In cycle I, 10 students (55.56%) did not show significant progress, while 5 students (27.78%) were still in the initial stages of development, and 3 students (16.67%) achieved development criteria as expected. However, in cycle II, there was a very significant improvement, with 15 students (83.33%) achieving very good development criteria and 3 students (16.67%) achieving development criteria as expected, with no students remaining in the categories of not developing or just starting to develop. This research demonstrates that traditional games have a positive contribution to the development of gross motor skills in students at SDI Kawakib.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andhika, D. A., Prayoga, A. S., & Darumoyo, K. (2022). Meningkatan Keterampilan Motorik Kasar Melalui Permainan Sederhana. Jurnal Pendidikan Olahraga Kesehatan & Rekreasi, 5(1), 57–65. https://doi.org/10.29408/porkes.v5i1
Arisman. (2019). Efektivitas Permainan Bentengan Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa SDIT Auladi Palembang. Seminar Nasional Olahrga , 1(1), 155–164.
Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan Tradisional Engklek dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6827–6836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3487
Euis, K. (2016). Permainan Tradisional dan Peranannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Kencana.
Hanum, A., & Rohita. (2020). Kegiatan Sentra Olah Tubuh Dalam Menstimulasi Kemampuan Motorik Kasar Anak. Jurnal AUDHI, 2(2), 89–100.
Hasanah, H. (2017). Teknik- Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21–46.
Hassani, F., Shahrbanian, S., Shahidi, S. H., & Sheikh, M. (2022). Playing games can improve physical performance in children with autism. International Journal of Developmental Disabilities, 68(2), 219–226. https://doi.org/10.1080/20473869.2020.1752995
Indriani, D., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2022). Analisis Penggunaan Media Loose Parts untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun (Vol. 4).
Kiram, & Yanuar. (2019). Belajar Keterampilan Motorik. Prenada Media Grup.
Muhajir, Raushanfikri, & Zelda. (2022). Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan . Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Muslihin, H. Y. (2018). Bagaimana Mengajarkan Gerak Lokomotor Pada Anak Usia Dini? PAUD Agapedia, 2(1), 76–88.
Paramitha, S. T., & Anggara, L. E. (2018). Revitalisasi Pendidikan Jasmani untuk Anak Usia Dini melalui Penerapan Model Bermain Edukatif Berbasis Alam. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(1), 41. https://doi.org/10.17509/jpjo.v3i1.10612
Parwata, Y. (2021). Pembelajaran Gerak Dalam Pendidikan Jasmani Dari Persfektif Merdka Belajar. Educational Devolopment, 2(2), 219–227. https://doi.org/10.5281/zenodo.5233331
Rahma, H. (2018). Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Kelompok B di RA Al-Mukhlisin Darma Bakti Jl. Karya Ujung Dusun 1 Helvetia Tahun Ajaran 2017/2018. 59–62.
Ramadhan, N. A., & M, K. R. H. (2018). Pengaruh Permainan Boy-Boyan Terhadap Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal PAUD Teratai, 7.
Rudiyanto, A. (2016). Perkembangan Motorik Kasar danMotorik Halus Anak Usia Dini. Caramedia Group.
Rukminingsih, Adnan, G., & Adnan Latief, M. (2020). Metode Penelitian Pendidikan, Penelitian Kualitatif, Penelitian Kuantitatif, Penelitian Tindakan Kelas. . Erhaka Utama.
Sukamti, E. R. (2018). Perkembangan Motorik (S. Amalia, Ed.; 1st ed.). UNY Press .
Suryana, & Dadan. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak . Kencana.
Susanti, Muhlihin, H. Y., & Sumardi. (2021). Manfaat Permainan Tradisional Lompat Tali bagi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal PAUD Agapedia, 5(1), 80–89.
Sutini, A. (2013). Meningkatkan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional. Cakrawala Dini, 4(2), 67–77.
Wicaksono, D., & Primasoni, N. (2021). Gobak sodor: permainan tradisional untuk meningkatkan kecepatan reaksi dan keseimbangan anak usia 12-14 tahun. JORPRES (Jurnal Olahraga Prestasi), 17(1), 71–77.
Published
2024-04-30
How to Cite
Ramkar, R. S., Septiadi, F., & Bachtiar, B. (2024). Kontribusi Permainan Tradisional Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Siswa: Classroom Action Research. Indonesian Journal of Physical Activity, 4(1), 8-13. https://doi.org/10.59734/ijpa.v4i1.44