Efektivitas Program Latihan (T-Adv) Terhadap Penurunan Kadar Asam Laktat Pada Atlet Trail Run
DOI:
https://doi.org/10.59734/ijpa.v6i2.185Keywords:
Program Latihan; Asam Laktat; Atlet; Trail RunAbstract
Asam laktat merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi performa atlet, terutama dalam olahraga ketahanan seperti trail run. Akumulasi asam laktat yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan otot dan menurunkan daya tahan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program latihan (T-ADV) terhadap penurunan kadar asam laktat pada atlet trail run. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-test dan post test. Sampel terdiri dari 20 orang kelompok eksperimen tanpa kelompok kontrol. Pengambilan data dengan pengecekan kadar asam laktat sebelum dan setelah melakukan program latihan (T-ADV). Uji statistic menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan terhadap kadar asam laktat dengan rata-rata kadar asam laktat sebelum diberikan program latihan (T-ADV) sebesar 4,19 mmol/L dan rata-rata setelah diberikan program latihan (T-ADV) sebesar 3,17 mmol/L dengan selisih sebesar 1,02 mmol/L dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa program latihan T-ADV yang dilakukan selama 12 kali pertemuan efektif dalam menurunkan kadar asam laktat bagi atlet trail run. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program latihan (T-ADV) yang terstruktur dapat menurunkan kadar asam laktat.
Downloads
References
Almeida, T. A. F., Pessôa Filho, D. M., Espada, M. C., Reis, J. F., Sancassani, A., Massini, D. A., Santos, F. J., & Alves, F. B. (2021). Physiological responses during high-intensity interval training in young swimmers. Frontiers in Physiology, 12, 662029.
Bangsbo, J., Iaia, F. M., & Krustrup, P. (2007). Metabolic response and fatigue in soccer. International Journal of Sports Physiology and Performance, 2(2), 111–127.
Bompa, T., & Buzzichelli, C. (2015). Periodization training for sports, 3e. Human kinetics.
Brooks, G. A. (2018). The science and translation of lactate shuttle theory. Cell Metabolism, 27(4), 757–785.
Fauza, A. L. (2024). Hubungan tingkat aktivitas fisik terhadap prediksi Vo2Maks pada calon jamaah haji lansia di kota batu tahun 2024. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2013). Ilmu faal olahraga (fisiologi olahraga): fungsi tubuh manusia pada olahraga untuk kesehatan dan orestasi. PT Remaja Rosdakarya.
Husnul, D., Mahmud, I., Rahman, S. N., Akkase, A., & Rachman, D. A. (2024). Sosialisasi persiapan trail Running Pada Komunitas Running Kota Makassar. KORSAcs: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 101–106.
MacInnis, M. J., & Gibala, M. J. (2017). Physiological adaptations to interval training and the role of exercise intensity. The Journal of Physiology, 595(9), 2915–2930.
Mighra, B. A., & Djaali, W. (2021). Pengaruh RAST (Running-Based Anaerobic Sprint Test) terhadap Denyut Jantung dan Kadar Asam Laktat pada Atlet Futsal FIK UNJ. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 113–119.
Mulya, D. Y., Suwondo, A., & Setyaningsih, Y. (2021). Kajian Pustaka Pemberian Sport Massage dan Stretching Terhadap Pemulihan Kelelahan Otot dan Kadar Asam Laktat Pada Atlet. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 79–86.
NUGRAHA, I. P., & KUSUMA, D. A. (2019). Efek Pemberian Isotonik Water Dan Air Kelapa Terhadap Kadar Asam Laktat Dalam Darah Setelah Melakukan Aktivitas Dengan Intensitas Tinggi. Jurnal Prestasi Olahraga, 2(4).
TARIGAN, A. C. G. B. R. (2025). Pengaruh Latihan Cross Country Terhadap Peningkatan Daya Tahan Vo2max Pada Atlet PPLP Sumut. UNIVERSITAS QUALITY BERASTAGI.
Triansyah, A., & Kushartanti, B. M. W. (2015). Efektivitas Teknik Pemulihan dan VO2max Dalam Pemulihan Asam Laktat Darah Dan Denyut Jantung Setelah Lari. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 7(1).
Vernillo, G., Giandolini, M., Edwards, W. B., Morin, J.-B., Samozino, P., Horvais, N., & Millet, G. Y. (2017). Biomechanics and physiology of uphill and downhill running. Sports Medicine, 47(4), 615–629.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arfandi Akkase, Darul Husnul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


1.png)





